Melihat Melampaui Fashion
Referensi yang Lebih Luas
CHAPELLIA tidak harus menemukan setiap gagasan di dalam fashion.
Arsitektur bisa memengaruhi proporsi.
Film bisa memengaruhi atmosfer.
Objek bisa memengaruhi fungsi.
Alam bisa memengaruhi gerakan.
Musik bisa memengaruhi ritme.
Orang-orang bisa memengaruhi karakter.
Kehidupan bisa memengaruhi segalanya.
Mengapa Melihat ke Tempat Lain
Melihat ke luar sebuah kategori yang familiar menciptakan jarak dari aturan-aturannya yang ada.
Jarak itu bisa mengungkap kemungkinan-kemungkinan yang sulit diperhatikan ketika hanya melihat produk-produk yang serupa.
Itu tidak berarti meninggalkan fashion.
Itu berarti mengizinkan fashion berkomunikasi dengan dunia di sekitarnya.
Mengambil Prinsipnya, Bukan Permukaannya
Sebuah referensi bisa mengandung sebuah prinsip tanpa perlu penampilannya direproduksi.
Sebuah bangunan mungkin menyarankan struktur.
Sebuah foto mungkin menyarankan keheningan.
Sepotong musik mungkin menyarankan ritme.
Sebuah bentuk alami mungkin menyarankan gerakan.
Bagian yang berguna seringkali ada di bawah permukaannya.
Membawanya Kembali ke CHAPELLIA
Begitu sebuah referensi luar memasuki studio, ia harus melewati bahasa CHAPELLIA sendiri.
Karakternya.
Restraint-nya.
Tujuannya.
Hubungannya dengan objek.
Tempatnya dalam chapter.
Jika referensinya tidak bisa bertahan dari penerjemahan itu, ia mungkin tetap hanya menjadi sebuah pengamatan.
Apa yang Kami Pelajari
Melihat melampaui fashion tidak membuat pekerjaannya kurang fokus.
Ia bisa membuat alasan di balik pekerjaan itu menjadi lebih jelas.
Dunia penuh dengan referensi.
Disiplinnya adalah mengetahui apa yang layak dibawa kembali bersama kita.
Lihat secara luas. Pahami secara mendalam. Bawa kembali hanya apa yang memang memiliki tempat.