Menguji Sebelum Memutuskan
Sebuah Gagasan Membutuhkan Kontak dengan Kenyataan
Beberapa keputusan terlihat jelas sampai mereka diuji.
Sesuatu mungkin terlihat benar secara visual.
Sebuah proses mungkin terlihat efisien di atas kertas.
Sebuah konsep mungkin terdengar meyakinkan ketika dijelaskan.
Pengujian memberi gagasannya kesempatan untuk bertemu kenyataan.
Definisikan Apa yang Kami Uji
Sebuah eksperimen menjadi lebih berguna ketika pertanyaannya jelas.
Apa yang kami coba pahami?
Apa yang kami bandingkan?
Apa yang akan membuat hasilnya berguna?
Tanpa pertanyaan yang jelas, eksperimen bisa dengan mudah menjadi aktivitas acak.
Amati, Jangan Memaksakan
Tujuan sebuah pengujian bukan untuk membuktikan bahwa gagasan aslinya benar.
Ia adalah untuk menemukan apa yang sebenarnya terjadi.
Jika hasilnya mendukung gagasannya, itu berguna.
Jika ia bertentangan dengan gagasannya, itu juga berguna.
Eksperimennya seharusnya diizinkan berbicara untuk dirinya sendiri.
Dari Hasil Menuju Keputusan
Sebuah eksperimen tidak otomatis menentukan keputusan akhirnya.
Hasilnya menjadi sepotong informasi lain.
Ia bisa mendukung sebuah keputusan.
Menantang sebuah asumsi.
Menyarankan arah lain.
Atau menunjukkan bahwa pengujian lebih banyak dibutuhkan.
Apa yang Tersisa
Pengujian menciptakan kepercayaan diri bukan karena ia menjamin hasil tertentu, tetapi karena keputusannya tidak lagi didasarkan sepenuhnya pada asumsi.
Uji gagasannya. Amati hasilnya. Lalu putuskan.