Disiplin Iterasi
Mengapa Satu Versi Jarang Cukup
Sebuah desain bisa terlihat meyakinkan ketika dilihat untuk pertama kali.
Tinjauan kedua bisa mengungkapkan sesuatu yang berbeda.
Sebuah proporsi mungkin terasa terlalu berat.
Sebuah detail mungkin bersaing dengan detail lain.
Sebuah hubungan antar elemen mungkin tidak berfungsi seperti yang diharapkan.
Iterasi menciptakan kesempatan untuk melihat hal-hal ini.
Berubah dengan Alasan
Mengubah sesuatu hanya karena ia bisa diubah menciptakan kebisingan.
Tujuan iterasi bukan pergerakan yang terus-menerus.
Tujuannya adalah perbaikan.
Setiap perubahan yang bermakna harus menjawab sebuah pertanyaan:
Apa yang menjadi lebih baik karena ini berubah?
Jika tidak ada jawaban yang jelas, perubahannya mungkin tidak perlu.
Menambah dan Menghilangkan
Pengembangan desain bukan hanya tentang menambah.
Ia juga tentang menghilangkan.
Sebuah bentuk yang lebih kuat terkadang bisa muncul setelah sebuah detail menghilang.
Sebuah komposisi yang lebih jelas bisa muncul setelah elemen-elemen dikurangi.
Sebuah karakter yang lebih dikenali bisa muncul ketika objeknya berhenti mencoba mengomunikasikan terlalu banyak hal sekaligus.
Restraint adalah bagian dari pengembangan.
Melihat Keseluruhannya
Sebuah detail bisa berfungsi sempurna sendirian dan tetap salah untuk keseluruhan objeknya.
Itulah mengapa desain perlu bergerak di antara dua jarak.
Cukup dekat untuk memeriksa detailnya.
Cukup jauh untuk memahami objeknya secara keseluruhan.
Kedua sudut pandang itu diperlukan.
Mengetahui Kapan Harus Berhenti
Iterasi bisa terus berlanjut selamanya jika tidak ada standar untuk berhenti.
Prosesnya mencapai titik yang berguna ketika keputusan-keputusan yang tersisa mendukung alasan awal objek itu dan perubahan lebih lanjut tidak lagi menciptakan perbaikan yang bermakna.
Penyelesaian karena itu bukan sekadar kelelahan.
Ia adalah sebuah keputusan.
Apa yang Tersisa
Versi akhirnya tidak perlu menunjukkan setiap iterasi.
Tetapi iterasi-iterasi itu menciptakan pengetahuan.
Mereka mengajarkan apa yang berhasil.
Mereka mengungkapkan apa yang tidak.
Mereka membuat desain berikutnya lebih terinformasi.
Iterasi bukan berubah demi perubahan. Ia adalah belajar melalui setiap versi.