Komunitas yang Masih Terus Terbentuk
Tidak Ada Versi yang Selesai
Sebuah komunitas tidak pernah benar-benar selesai.
Orang-orang berubah.
Orang-orang baru datang.
Yang lain melanjutkan hidupnya.
Hubungan-hubungan berkembang.
Ekspektasi berubah.
Pengalaman baru menciptakan kenangan baru.
Pergerakan itu normal.
Orang-Orang Bisa Pergi
Tidak semua orang yang menjadi bagian dari sebuah komunitas akan tinggal selamanya.
Itu seharusnya tidak otomatis diperlakukan sebagai sebuah kegagalan.
Orang-orang memiliki kehidupan, prioritas, dan arah mereka sendiri.
Seseorang pergi tidak menghapus fakta bahwa mereka pernah menjadi bagian dari perjalanannya.
Orang-orang bisa pergi. Sejarah tidak menghilang.
Orang-Orang Bisa Kembali
Terkadang orang-orang kembali setelah waktu berlalu.
Mereka mungkin kembali dengan perspektif yang berbeda.
Mereka mungkin menemukan sesuatu yang tidak mereka perhatikan sebelumnya.
Mereka mungkin hanya ingin melihat apa yang telah berubah.
Sebuah komunitas seharusnya memiliki ruang untuk itu juga.
Apa yang Harus Kami Lindungi
Pertumbuhan seharusnya tidak datang dengan mengorbankan identitas.
Seiring lebih banyak orang datang, komunitasnya seharusnya tetap berakar pada prinsip-prinsip yang membuatnya layak untuk bergabung sejak awal:
rasa hormat,
rasa ingin tahu,
kejujuran,
partisipasi,
dan kebebasan untuk menjadi bagian dari perjalanan tanpa harus tampil untuk itu.
Menjadi Bersama
CHAPELLIA masih terus terbentuk.
Begitu juga komunitasnya.
Akan ada momen-momen yang berhasil.
Momen-momen yang tidak.
Koneksi-koneksi yang tidak terduga.
Arah-arah baru.
Periode-periode tenang.
Percakapan-percakapan penting.
Jurnal ini tidak perlu membuat setiap momen terdengar signifikan.
Ia hanya perlu mengingat momen-momen yang membantu menjelaskan siapa yang ada di sini dan bagaimana komunitasnya tumbuh.
Apa yang Tersisa
Komunitas terkuat mungkin bukan yang paling ramai.
Ia mungkin hanya yang terus menyisakan ruang bagi orang-orang.
Sebuah komunitas bukanlah sesuatu yang selesai kita bangun. Ia adalah sesuatu yang terus kita jalani bersama untuk menjadi.