Menjaga Sejarah Tetap Jujur Seiring Ia Berkembang
Pertumbuhan Menciptakan Tanggung Jawab
Semakin besar sebuah archive, semakin mudah informasi kehilangan konteksnya.
Sebuah catatan kecil bisa dipahami karena semua orang mengingat mengapa ia ada.
Bertahun-tahun kemudian, ingatan itu mungkin tidak lagi tersedia.
Catatannya kemudian harus berbicara untuk dirinya sendiri.
Konteks Menjadi Lebih Penting
Seiring Archive berkembang, deskripsi-deskripsinya perlu tetap jelas.
Tanggal seharusnya merepresentasikan peristiwa sebenarnya.
Nama seharusnya tetap konsisten.
Kepemilikan seharusnya merefleksikan apa yang diketahui.
Tafsiran seharusnya tidak disajikan sebagai fakta.
Informasi yang tidak diketahui seharusnya tidak digantikan dengan asumsi yang nyaman.
Koreksi Adalah Bagian dari Preservation
Sebuah archive seharusnya diizinkan mengoreksi dirinya sendiri.
Jika sebuah kesalahan ditemukan, catatannya seharusnya dikoreksi dengan tepat.
Keberadaan sebuah koreksi tidak membuat archive-nya lebih lemah.
Berpura-pura sebuah kesalahan tidak pernah ada akan kurang jujur.
Apa yang Tidak Kami Inginkan
Archive seharusnya tidak menjadi tempat di mana hal-hal biasa diberi kepentingan buatan.
Tidak setiap objek itu langka.
Tidak setiap momen itu bersejarah.
Tidak setiap detail membutuhkan penjelasan tersembunyi.
Makna seharusnya datang dari sejarah dan konteks, bukan dari bahasa yang dilebih-lebihkan.
Melihat ke Depan
Archive akhirnya akan berisi lebih banyak sejarah daripada yang bisa diingat satu orang.
Itulah mengapa sistemnya penting.
Tujuannya bukan sekadar mengingat untuk hari ini.
Ia adalah membuat hari kemarin bisa dipahami besok.
Archive-nya berkembang. Tanggung jawabnya berkembang bersamanya.