Foundation
For What Has Not Happened Yet
Ada banyak hal yang belum terjadi.
Produk yang belum dibuat.
Chapter yang belum dimulai.
Orang-orang yang belum ditemui.
Cerita yang belum memiliki bentuk.
CHAPELLIA tidak ingin berpura-pura mengetahui semuanya.
Masa depan bukan sesuatu yang bisa ditulis sebagai fakta sebelum waktunya tiba.
Ia adalah ruang untuk kemungkinan.
Karena itu, Future Stories bukan tempat untuk mencatat apa yang sudah terjadi.
Ia adalah tempat untuk menyimpan apa yang sedang dibayangkan.
Beberapa gagasan mungkin suatu hari menjadi nyata.
Beberapa mungkin berubah.
Beberapa mungkin tidak pernah terjadi sama sekali.
Tidak ada yang salah dengan itu.
Sebuah gagasan tidak kehilangan nilainya hanya karena bentuk akhirnya berbeda dari bayangan pertama.
Yang penting adalah mengetahui bahwa pada suatu titik dalam perjalanan, gagasan tersebut pernah menjadi sesuatu yang ingin dibangun.
The future is possibility until it becomes history.
Leave Room to Become
CHAPELLIA tidak ingin masa depan menjadi cetak biru yang tidak boleh berubah.
Apa yang dibangun hari ini dapat berkembang besok.
Sebuah sistem dapat diperbaiki.
Sebuah produk dapat menemukan bentuk baru.
Sebuah collection dapat membuka arah yang sebelumnya tidak terlihat.
Bahkan cara CHAPELLIA memahami dirinya sendiri dapat menjadi lebih matang seiring waktu.
Karena berkembang berarti memberi ruang untuk berubah.
Namun berubah bukan berarti kehilangan fondasi.
Ada hal-hal yang tetap menjadi dasar:
keberanian untuk mencoba,
keinginan untuk membangun,
hubungan antara produk dan kehidupan,
penghormatan kepada orang yang memilih menjadi bagian dari perjalanan,
dan keyakinan bahwa sebuah transaksi tidak harus menjadi akhir dari sebuah hubungan.
Masa depan boleh terlihat berbeda.
Fondasinya tetap memiliki alasan untuk bertahan.
The foundation remains. The expression evolves.
The Things We Hope to Build
Ada hal-hal yang ingin dibangun bukan karena semuanya harus segera terjadi.
Tetapi karena sebuah brand membutuhkan arah.
CHAPELLIA ingin membangun lebih dari sekadar rangkaian produk.
Ada sistem yang ingin terus dikembangkan.
Ada archive yang ingin tetap hidup.
Ada hubungan antara object, identity, ownership, story, dan community.
Ada ruang untuk orang-orang yang datang kemudian.
Ada kemungkinan bagi sebuah produk untuk memiliki kehidupan setelah transaksi pertama.
Dan ada banyak hal yang belum diketahui bentuk akhirnya.
Future Stories tidak menjanjikan bahwa semua itu akan terjadi persis seperti yang dibayangkan hari ini.
Ia hanya menyimpan arah.
Karena terkadang yang paling penting bukan mengetahui tujuan akhirnya.
Tetapi mengetahui apa yang ingin kita bangun ketika kita mulai berjalan ke sana.
Suatu hari, beberapa dari harapan ini mungkin menjadi sejarah.
Ketika hari itu datang, ia tidak lagi menjadi Future Story.
Ia akan memiliki tempatnya sendiri di Archive.