Keeping the Story Intact
An object can change. Its history should not disappear with it.
Sebuah produk dapat mengalami perubahan sepanjang hidupnya.
Digunakan berkali-kali.
Disimpan dalam waktu lama.
Dirawat.
Diperbaiki.
Berpindah tangan.
Bahkan mungkin mengalami perubahan kondisi yang membuatnya tidak lagi terlihat seperti ketika pertama kali keluar.
Perubahan tersebut merupakan bagian dari kehidupan sebuah objek.
Karena itu, preservation tidak berarti membekukan sebuah produk seolah-olah waktu tidak pernah berjalan.
Yang perlu dijaga adalah identitas dan sejarahnya.
Apa produk tersebut.
Dari chapter mana ia berasal.
Bagaimana ia tercatat.
Siapa saja yang pernah menjadi bagian dari perjalanan kepemilikannya, ketika informasi tersebut memang tersedia dan layak dicatat.
Perubahan apa yang terjadi terhadapnya.
Dan konteks apa yang membuatnya penting.
Dengan pencatatan yang baik, kondisi sebuah objek di masa depan dapat dipahami tanpa harus menghapus kondisi sebelumnya.
The archive does not hide change. It records change.
Ini penting karena sebuah archive yang jujur tidak hanya menyimpan keadaan terbaik dari sebuah objek.
Ia juga menyimpan perjalanan.
Jika sebuah produk pernah digunakan, itu bagian dari sejarah.
Jika pernah berpindah tangan, itu bagian dari sejarah.
Jika mengalami perubahan kondisi, itu juga bagian dari sejarah.
Tidak semuanya harus dianggap sebagai kekurangan.
Karena sebuah objek yang benar-benar hidup bersama seseorang akan meninggalkan jejak waktu.
Preservation memastikan jejak tersebut tidak membuat sejarah menjadi kabur.
Dengan demikian, ketika seseorang menemukan kembali sebuah produk bertahun-tahun kemudian, ia tidak hanya melihat benda yang tersisa.
Ia dapat memahami perjalanan yang membawanya sampai ke sana.
Dan jika suatu hari produk tersebut sudah tidak lagi dapat digunakan, sejarahnya tetap tidak harus berakhir.
The object may eventually fade. The record does not have to.
Itulah tujuan preservation di dalam CHAPELLIA: menjaga agar waktu dapat mengubah sebuah objek tanpa menghapus cerita yang membuatnya berarti.
“The archive does not hide change. It records change.”
“The object may eventually fade. The record does not have to.”